Sejarah
Singkat Graphology
Graphologi (handwriting analysis) atau ilmu analisis
tulisan tangan adalah salah satu ilmu pengetahuan yang digunakan sebagai jalan
untuk menginterpretasi karakter dan kepribadian seseorang. Dengan kata lain,
melalui tulisan tangan, kepribadian orang lain dapat dibaca. Analisis tulisan tangan membutuhkan pengujian dan
interpretasi dari bentuk-bentuk tulisan meliputi kemiringan, tekanan, bentuk
huruf, spasi, maupun ukuran. Orang yang bekerja menganalisis tulisan tangan
disebut Grafolog.
Grafologi pertama kali digunakan oleh orang-orang
Cina sejak lebih dari 8 abad yang lalu. Mereka telah mempercayai dalam kurun
waktu yang lama, bahwa kepribadian seseorang tercermin melalui tulisan
tangannya. Pendekatan modern dalam analisis tulisan tangan dilakukan oleh
sekelompok pendeta Perancis. Kelompok ini dipimpin oleh Michon. Istilah
grafologi pun berasal dari Michon ini. Setelah melakukan studi selama 30 tahun,
ia memberikan definisi tentang aspek-aspek kunci grafologi ditahun 1870-an. Ia
adalah orang yang pertama menggunakan istilah graphology pada tahun 1875. Keyakinan utama mengapa tulisan tangan bisa
dianalisis dan merupakan hasil manifestasi dari kepribadian seseorang adalah
tidak adanya individu yang memiliki tulisan tangan yang sama persis.
Mengapa
Tulisan Tangan Bisa Dianalisis?
Tulisan tangan sebagai brainwriting lebih banyak lebih banyak dihasilkan dari
fungsi-fungsi otak daripada otot. Oleh karena tulisan tangan itu pada
hakikatnya adalah tulisan otak atau hasil kinerja otak, maka tulisan tangan
bisa dianalisis. Hal ini, kurang lebih sama dengan analisis atau membaca
pikiran seseorang.
Deborah Dewi mengemukakan bahwa dari ilmu neuropsychology ditemukan bahwa secara
anatomi, otak membutuhkan 5 tahapan prosedur untuk membentuk sebuah tulisan
(bukan ketikan). Kelima tahapan prosedur otak tersebut melibatkan :
1.
Cerebral cortex
2.
Thalamus, hypothalamus & limbic system
3.
Basal ganglia & brainstem
4.
Cerebellum
5.
Spinal cord
Kelebihan
dan Kekurangan Graphology
Kelebihan graphology, yaitu :
- Tulisan tangan merupakan pilihan yang tergolong murah, mudah dan akurat
dalam menggali karakter, persepsi, emosi dan perilaku seseorang.
- Analisis tulisan tangan sifatnya lebih universal, karena setiap orang
yang bisa menulis selalu bisa dianalisis karakternya.
- Pada saat menulis muncul emosi, persepsi dan perilaku yang hampir natural
sehingga hasil analisisnya lebih alami.
- Terapi tulisan tangan bisa membantu seseorang dalam upaya memperbaiki
karakter diri.
- Terapi tulisan tangan berbeda dengan alat uji kepribadian konvensional
yang memang tujuannya hanyalah sebagai alat uji.
- Analisis tulisan tangan juga bisa membantu dalam menganalisis kelemahan
dan kekuatan seseorang.
Kekurangan graphology, yaitu :
- Graphology tidak bisa mengungkap karakter fisik seseorang;
- Tidak bisa mengungkap emosi si pemilik tulisan;
- Analisis tulisan tangan bukanlah ramalan, sehingga tidak dapat
menggambarkan tentang masa depan dari penulisnya;
- Graphology tidak bisa mengungkap suku, agama dan ras penulisnya;
- Melalui grafologi hanya hanya dapat diperoleh informasi mengenai usia
mental seseorang, sedangkan usia kronologisnya tidak dapat diketahui;
- Graphology tidak bisa membedakan jenis kelamin seseorang;
-
Tidak bisa diketahui bahwa seseorang menulis dengan tangan kanan atau
kiri
MANFAAT YANG
DIPEROLEH DARI GRAPHOLOGY
Beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari analisis
tulisan tangan adalah :
- Mengidentifikasi
dan menangani lifetrap (jebakan kehidupan)
Terdapat 11
jebakan kehidupan yang sering mengganggu kehidupan seseorang, yaitu :
- Abandoment, yaitu jebakan kehidupan yang disebabkan oleh
kurangnya rasa aman di dalam keluarga sewaktu kecil.
- Mistrust
dan abuse, yaitu
jebakan kehidupan yang berkaitan dengan rasa aman dalam keluarga.
- Dependence,
yaitu jebakan
kehidupan yang menyebabkan seseorang selalu merasa harus bergantung pada orang
lain.
- Vulnerability,
yaitu rasa
rapuh yangb berlebihan.
- Emotional
deprivation, yaitu
jebakan kehidupan yang diderita oleh orang-orang yang semasa kecilnyatidak
mendapatkan kehangatan emosi dan cinta secara cukup.
- Social
exclusion, yaitu
kondisi dimana seseorang selalu merasa asing atau justru mengasingkan dirinya
dari pergaulan sosial.
- Defectiveness,
yaitu harga diri yang rendah dan selalu merasa
inferior dibanding orang lain.
- Failure,
yaitu perasaan
selalu salah dan gagal dalam setiap aspek kehidupannya.
- Subjugation,
yaitu perasaan
ingin patuh dan selalu ingin menyenangkan orang lain.
- Unrelenting
standars, yaitu
menekan diri secara berlebihan.
- Entitlement,
yaitu perasaan
selalu berhak atas apapun yang dia inginkan.
- Mengetahui
karakter orang lain
Mengetahui dan
memahami karakter orang-orang di sekeliling kita adala sebuah keharusan. Karena
hal ini sangat menentukan dalam interaksi sosial. Bila tidak mengetahuikarakter
tersebut, makan akan ada konflik yang berkepanjangan.
Tidak hanya
untuk mengetahui karakter orang lain, tetapi dari analisis tulisan tangan juga
bisa mengetahui karakter diri sendiri, dengan begitu bisa mempertahankan
kelebihan atau kekuatan yang dimiliki dan mengubah kelemahannya.
- Mengetahui dan
memupuk kejujuran
Tulisan tangan
menunjukkan seseorang apa adanya. Tidak mudah mengganti atau memalsukan tulisan
tangan begitu saja untuk melakukan kebohongan. Dengan begitu dapat diketahui
siapa saja orang yang berbohong dan orang yang jujur.
Graphology
memungkinkan seseorang melakukan peningkatan perilaku dan memperbaiki kebiasaan
pola pikirnya, sehingga semua hal-hal negatif bisa berkurang dan masalah juga
bisa terselesaikan satu persatu.
- Penentuan jurusan,
minat dan bakat
Graphology
membantu siswa dalam mengetahui dan menentukan jurusan, minta dan bakatnya.
Selain itu, siswa juga dapat mengetahui dan menentukan profesi mana yang sesuai
kepribadiannya.
- Menilai
kecocokan/keharmonisan pasangan
Dengan graphology
bisa dikenali kepribadian masing-masing orang, dan kemudian bisa diketahui
apasaja faktor dalam diriorang tersebut yang memengaruhi kelancaran atau
ketidaklancaran dalam membangun sebuah hubungan.
- Rekruitmen
atau penempatan karyawan
Graphology digunakan
untuik mendapatkan rekan bisnis yang tepat, dan dimanfaatkan untuk menempatkan
karyawan dalam perusahaan. Hal ini dilakukan untuk menciptakan the right men on the right job.
- Membantu dalam
komunikasi
Graphology
membantu dalam memperlancar komunikasi baik dengan keluarga, pasangan, rekan
kerja maupun dengan anggota masyarakat.
- Mengungkap
kasus kejahatan
Seseorang bisa
saja berbohong dan menyembunyikan sesuatu. Namun, alam bawah sadarnya tetap
tidak bisa berbohong. Dengan memanfaatkan graphology, hal tersebut akan
terungkap.
Melalui
beberapa goresan tangan yang ditinggalkan leluhur, dapat diketahuikarakternya.
Tujuannya diharapkan agar keturunannya bisa belajar dari kelebihan para
leluhur.
·
Mengetahui gaya
belajar anak
Gaya belajar
anak berdasarkan tulisan tangannya :
1.
The visual learner-the methodical thinker
2.
The left brain learner-the analytical thinker
·
Mendeteksi
kesehatan seseorang
Tulisan tangan
tidak hanya mengungkapkan sifat dan karakter saja, namjun juga emosi, kemampuan
mengontrol diri, hingga kesehatan si pemilik tulisan.
KETERAMPILAM
PENDUKUNG DALAM GRAPHOLOGYY
Beberapa keterampilan pendukung yang harus dimiliki
oleh seseorang yang ingin belajar analisis tulisan tangan, yaitu :
·
Menentukan
Sampel yang Valid
Sampel tulisan
yang diambil haruslah tulisan tangan asli dan tidak dipengaruhi oleh
faktor-faktor eksternal, seperti alasa atau permukaan yang tidak rata, posisi
penulisan yang kaku dan sulit, atau ditulis ketika bergerak, misalnya di dalam
mobil atau kereta.
·
Objektivitas
Dalam
menganalisis tulisan tangan, dibutuhkan objektivitas yang tinggi. Seorang ahli
analisis tulisan tangan, untuk mendapatkan hasil analisis yang akurat harus
bisa menilai tulisan tangan seseorang secara netral, meskipun yang dianalisis
adalah tulisan tangan seorang pejabat seperti presiden. Bila tidak objektif,
maka bagaimana bisa mengetahui dengan benar apa yang menjadi kekurangan dan
kelebihan seseorang.
·
Pikiran yang
Luas
Dalam
menganalisis tulisan tangan, pikiran yang sempit hanya akan membuat penafsiran
juga kurang akurat, karena hanya tertumpu pada bagian tertentu saja. Jika ingin
mendapat hasil yang benar, maka penilaian harus dilakukan secara menyeluruh
terhadap tulisan tangan seseorang.
·
Paham Metode
Analisis Tulisan Tangan
Setiap orang
yang ingin mahir dalam menganalisis tulisan tangan, paling tidak harus
membekali diri dengan prinsip-prinsip dan ketentuan-ketentuan dalam ilmu
graphology. Secara umum, terdapat dua metode yang digunakan untuk menganalisis
tulisan tangan dalam ilmu graphology, yaitu metode atomistic dan metode
gestalt.
CERITA DIBALIK
TULISAN TANGAN
Makna tulisan tangan serta bagaimana membaca
kepribadian seseorang melalui tulisan tangannya dapat dinilai dari :
Berdasarkan kemiringannya
terdapat empat kelompok tulisan, yaitu :
1.
Full margin justified (rata kanan dan kiri)
mencerminkan
orang yang pendiam, suka menyendiri atau mengasingkan diri dari keramaian.
2.
No margin
Menunjukkan
seseorang yang memiliki i’tikad baik (bertanggung jawab)kepada orang lain.
3.
Align right
Mencerminkan
orang yang memiliki beban pada masa lalunya.
4.
Align left
Menunjukkan
orang yang pernah mengalami kegagalan di masa lalunya dan menunjukan orang yang
memiliki kepercayaan diri rendah.
5.
Terlalu ke kanan
Cenderung suka
bergaul tetapi dengan kendali emosi yang lebih rendah, mudah bosan, tetapi ia
mempunyai banyak teman dekat.
6.
Terlalu ke kiri
Menggambarkan
pribadi yang cenderung mengintrospeksidiri dalam berbagai hal.
7.
Vertikal
Gambaran dari
pribadi yang independen
8.
Turun
Menggambarkan
orang yang suka berterus terang dan cenderung berlarut dalam kesedihan.
9.
Datar
Menggambarkan
pribadi yang tenang dan stabil.
10.
Naik
Menggambarkan
orang yang memiliki harapan tinggi dalam menjalin hubungan.
Secara umum
dalam graphology dikenal tiga pembagian zona tulisan, yaitu :
1.
Atas (upper) ditunjukkan dengan huruf l,
t, dan h;
2.
Tengah (middle) adalah huruf-huruf selain yang terdapat pada zona atas
dan bawah;
3.
Bawah (lower) ditunjukkan dengan huruf g, y dan p.
Berdasarkan
sudut pandang besar kecilnya tulisan, terdapat empat kriteria penting yaitu :
1.
Berukuran kecil
Menunjukka
sifat pendiam, sering menyendiri tetapi mempunyai otak yang cemerlang dan
pikirannya selalu ilmiah.
2.
Tulisan tangan sedang
Mengandung
makna bahwa penulisnya adalah orang yang sangat terpaku kepada tradisi kuno,
atau hal-hal yang bersifat formil modern.
3.
Jenis tulisan tangan yang besar
Menunjukkan
besarnya ambisi seseorang.
4.
Jenis tulisan tangan yang sangat besar
Menunjukkan
bahwa penulisnya sangat hati-hati dalam segala hal.
Berdasarkan
gaya tulisan terdapat lima bagian, yaitu :
1.
Gaya sambung biasa
Orang dengan
tulisan seperti ini biasanya senang memberi respons pada setiap masalah, bisa
menerima ide orang lain, mudah bergaul dan disenangi teman.
2.
Gaya sambung berbentuk petak
Mengandung
arti penulisnya mudah dipengaruhi, selalu menilai enteng setiap persoalan,
hingga tindakannya kadang terkesan sembromo, tanpa memikirkan dengan matang.
3.
Gaya sambung berliku
Mengandung
makna bahwa penulisnya sangat formil, hati-hati dan sering menonjolkan status.
Namun pada umumnya sifat mereka pendiam, gemar menyendiri dan biasanya memiliki
keahlian atau bakat,
4.
Gaya lurus dan lancip
Menunjukkan
penulisnya orang agresif, sangat tekun mengerjakan sesuatu, walau kadang enggan
berkompromi dengan orang lain.
5.
Gaya campuran
Mengandung
arti bahwa penulisnya adalah orang yang biasa berpikir cepat, kreatif, tetapi
paling tersinggung kalau dikritik.
Berdasarkan
tekanan tulisan, maka ada dua pengelompokkan, yaitu :
1.
Tekanan yang halus
Orang yang
mempunyai tulisan ini adalah orang yang memiliki pembawaan tenang, pikiran dan
emosinya cenderung terkontrol, bisa mengatur suasana hatinya dan tidak mudah
terpancing oleh keadaan.
2.
Tulisan yang bekas tekanannya tercetak jelas di belakangnya
Menandakan
penulisnya punya sifaat kaku dan formal, cenderung sulit menyesuaikan diri
dalam pergaulan dan kurang ramah.
Berdasarkan
bentuk huruf awal, maka dapat dikelompokkan beberapa karakter dan ciri
penulisnya, yaitu :
1.
Bentuk jangkar
Menggambarkan
orang yang masih labil dan plin-plan.
2.
Bentuk busur
Menggambarkan
orang yang cepat puas dengan hasil yang di capai.
3.
Bentuk memanjang
Menggambarkanorang
yang terlalu berhati-hati dalam merencanakan masa depan.
4.
Bentuk memanjang dari bawah
Tulisan yang
awal huruf berbentuk memanjang dari bawah bila digoreskan secara kilat
menunjukkan orang yang agresif.
Berdasarkan
bentuk huruf akhir, maka dapat dikelompokkan beberapa karakter dan ciri
penulisnya, yaitu :
1.
Huruf akhir suatu kata ditulis memanjang
Menggambarkan
penulisnya adalah orang yang memiliki kemurahan hati, dermawan dan mempunyai
kepedulian besar terhadap sesama.
2.
Huruf akhir memanjang ke atas
Menggambarkan
penulisnya adalah orang yang menyukai kemewahan dan sikap hidup glamour.
3.
Huruf akhir menyilang
Menggambarkan
penulisnya adalahorang yang tidaksegan mengkritik diri sendiri & objektif
dalam menilai diri.
1.
Spasi antarbaris kecil
Menggambarkan
orang yang suka terlibat langsung dengan tindakan, aktif dan tidak suka
menunggu maupun menyerahkan tanggung jawab kepada orang lain.
2.
Spasi antarbaris lebar
Menggambarkan
orang yang suka berada di belakang orang lainatau menjadinomor dua. Ia kurang
mampu atau kurang percaya diri dalam membuat perncanaan.
Karakter
seseorang berdasarkan besar kecilnya spasi antarkata, yaitu :
1.
Spasi kecil antarkata
Menggambarkan
ketidakmampuan seseorang baik dalam menyusun sebuah rencana ataupun dalam
mengambil sebuah keputusan.
2.
Spasi lebar antarkata
Menggambarkan
orang yang objektif dalam memandang masa depan.
3.
Jarak antarkata yang beraturtan
Menggambarkan
orang yang bijaksana dalam menanggapi segala sesuatu, tidak mengutamakan
perasaannya sendiri dan sosok yang berkepribadian seimbang.
Jarak
antarhuruf dalam satu kata menggambarkan seberapa besar kepercayaan seseorang
terhaap orang lain. Analisis jarak tersebut antara lain :
1.
Spasi kecil antarhuruf
Mengindikasikan
bahwa pemilik tulisan membutuhkan orang lain.
2.
Spasi lebar antarhuruf
Menunjukkan
kehati-hatian dannkewaspadaan dalam memilih kenalan.
3.
Tulisan dengan spasi huruf yang berbeda atau tidak selalu sama
Menggambarkan
sikap orang yang sering ragu dalam mengambil keputusan.
Menurut para
ahli graphology bahwa secara umum
margin menggambarkan toleransi dan harapan terhadap diri sendiri. Berdasarkan
margin, karakter seseorang diantaranya sebagai berikut :
1.
Bila marjin atas lebar
Menunjukkan
bahwa orang tersebut cenderung menarik diri dan menjaga jarak dengan orang
lain.
2.
Bila marjin atas sempit
Menunjukkan
bahwa orang tersebut menyukai formalitas.
3.
Bila marjin bawah lebar
Menunjukkan
bahwa orang tersebutmemiliki rasa takut terhadap seks.
4.
Bila marjin bawah sempit
Menunjukkan
bahwa orang tersebutmempunyai naluri suka menimbun atau menyimpan.
5.
Marjin yang rata
Menunjukkan
bahwa orang tersebut memiliki pikiran yang teratur.
6.
Marjin yang tidak teratur
Menunjukkan
bahwa orang tersebutkurang memiliki perencanaan dalam hidupnya
Jarak
antarbaris menggambarkan kecenderungan arah, fokus pada urutannya dan nilai
waktu. Analisis diantarannya yaitu :
- Jarak baris yang sama antara baris yang satu dengan yang lainnya
menggambarkan tipe orang yang sistematis dalam mengerjakan sesuatu, dan
memiliki pola pikir yang terencana dengan baik. Penulisnya cenderung tidak suka
mengambil resiko dan tidak memiliki jiwa petualang.
- Baris dasar tulisan tidak teratur. Tulisan yang baris dasarnya tidak
teraturmemiliki keraguandalam memutuskan sesuatu. Lebih suka memikirkan keadaan
saat ini dan cenderung mengabaikan masa depan.
- Bentuk Tulisan
Bersambung/Tidak Bersambung
1.
Tulisan tangan yang bersambung
Menunjukkan
bahwa orang yang menulis merupakan tipe orang yang praktis dan logis.
Penulisnnya lebih suka menfaatkan waktunya untuk menemukan atau memcahkan suatu
masalah dan selalu bertahan dengan pendapatnya apabila berhasil.
2.
Tulisan tangan yang tidak bersambung
Tulisan tangan
yang tidak bersambung ada yang penuh terpisah atau masih ada sedikit penghubung.
Penghubung tersebut menandakan hubungan sosial yang dijalin orang tersebut
dengan orang lain dan lingkungannya.
Individu yang
cerdas akan menulis dengan cepat, sedangkan individu yang kurang cerdas akan
menulis dengan lebih lambat. Hal ini dipengaruhi juga oleh daya kreativitas
masing-masing. Kecepatan penulisan mengartikan bahwa si penulis memiliki
kepekaan yang tinggi pada lingkungan.
Dalam
analisistulisan tangan, ada beberapa macam jenis huruf yang dapat digunakan
untuk membaca individu. Antara lain :
1.
Bentuk arcade
Merupakan
huruf yang ada di daerah middle zone.
Orang yang memiliki tulisan dengan tipe ini adalah orang yang independen.
2.
Bentuk garland
Bentuk huruf
ini berada di antara bentuk huruf arcade
dan angular, yaitu tidak terlalu
bulat dan tidak terlalu tajam. Penulisnnya memiliki sifat dapat meminimalisasi
persoalan, ramah, mudah bersosialisasi dan beradaptasi, mudah terpengaruh,
lebih suka menjadi pengikut, serta hanya memberikan informasi.
3.
Bentuk angular
Bentuk angular tajam menyerupai kurva.
Penulisnnya adalah orang yang tegas dan agresif.
CERITA DIBALIK
TANDA TANGAN
Seperti halnya tulisan tangan, kepribadian seseorang
juga dapat dipelajari dari tanda tangannya. Namun banyak orang yang memiliki
pemahaman yang kurang tepat tentang tanda tangan. Menurut Deborah Dewi, ada
lima mitos umum seputar tanda tangan, yaitu :
1.
Tanda tangan sama dengan karakter
2.
Tanda tangan ribet sama dengan hidup ruwet
3.
Mengubah tanda tangan sama dengan mengubah hoki
4.
Tanda tangan mudah terbaca sama dengan mudah dipalsukan
5.
Tanda tangan harus selalu sama
Mama Rose dalam bukunya Palmistry & Graphology menjelaskan beberapa model tanda tangan
beserta penafsirannya, diantaranya yaitu :
- Tanda tangan dengan huruf m seperti
huruf v berarti menggambarkan
pemikiran yang logis;
- Tanda tangan dengan garis akhir yang menebal berarti menggambarkan orang
yang berpikiran tumpul;
- Tanda tangan dengan tulisan kecil berarti menggambarkan orang yang
konsentrasi;
- Tanda tangan dengan lingkar e yang
lebar berarti menggambarkan orang yang berpikiran luas dan memiliki toleransi;
- Tanda tangan dengan huruf tengah ditulis seperti huruf besar berarti
menggambarkan orang yang memiliki sifat artistik;
- Tanda tangan dengan tekanan baris rata-rata berat berarti terkait dengan
kedalamann emosi dan energi yang besar. Orang ini memiliki gairah yang kuat
serta proaktif;
- Tanda tangan dekoratif berarti seseorang yang flamboyan, egois, dan
cenderung mengekspresikan dirinya secara dramatis;
- Tanda tangan yang biasa menunjukkan penulisnya adalah orang yang to the point, sederhana dan tanpa
pamrih;
- Tanda tangan yang tak terbaca berarti mengindikasikan orang yang selalu
kuatir dan ingin menyembunyikan kepribadian dan perasaan aslinya;
- Tanda tangan besar dan bergaris bawah menunjukkan kurang selera atau ego
berlebihan;
CERITA DIBALIK
HASIL CORETAN TANGAN LAINNYA
Kepribadian seseorang tidak hanya bisa dipelajari
dari hasil tulisan tangan dan tanda tangannya. Hasil coretan tangan juga menggambarkan
kepribadian seseorang. Berikut beberapa kepribadian berdasarkan coretan-coretan
yang dibuat, yaitu :
- Gambar binatang mencerminkan bagaimana memandang diri sendiri. Hewan
peliharaan berarti memiliki pribadi yang ramah. Sedangkan hewan liar
mencerminkan agresivitas;
- Gambar tanda panah. Tanda panah ke kiri berarti sedang mengenang masa
lalu. Tanda panah ke kanan berarti siap menyongsong masa depan;
- Gambar kotak-kotak dan bentuk geometris menunjukkan pribadi yang
terorganisasi dan problem solver yang
baik;
- Gambar bunga mencerminkan orang yang riang, ceria, bahagia, menjadi diri
sendiri, menikmati hidup dan sedang mencari cinta;
- Gambar jantung hati bermakna penuh cinta, welas asih dan pengertian;
- Gambar benang kusut dengan lingkaran kusut yang besar melambangkan
keinginan akan gaya hidup bebas yang menggelinding begitu saja. Lingkaran kusut
yang kecil melambangkan perasaan marah yang terpendam;
- Gambar lingkaran menujukkan orang yang fleksibel, mudah beradaptasi dan
menyesuaikan diri;
- Gambar wajah dengan warna reduh berarti sikap waspada;
- Gambar wajah dengan warna gelap berarti karakter dominan namun labil;
- Gambar happy face berarti
perilaku yang ditampilkan tidak sejalan dengan hati nurani;
- Gambar garis bergerigi berarti sedang merasa terhimpit dan marah;
- Gambar pasangan berarti kekhawatiran akan perpisahan;
- Gambar bintang berarti menunjukkan sosok yang optimis, tangguh dan tidak
mudah larut dalam kekecewaan;
- Gambar matahari menunjukkan sedang senang dan bahagia;
- Gambar rumah kecil dikelilingi pagar berarti keinginan akan kasih sayang,
kehangatan dan kenyamanan dari sebuah rumah.
INDIKATOR
SEDERHANA DALAM MENGANALISIS TULISAN TANGAN
Berikut ini adalahbeberapa indikator sederhana, yang
bisa dipelajari dan diterapkan oleh siapa saja dengan tidak melupakan indikator
pendukung dan prinsip-prinsip dalam menganalisis tulisan tangan, diantaranya
yaitu :
- Jika huruf atas tertarik ke kiri, maka menunjukkan penulisnya memiliki
kebanggaan pada masa lalunya;
- Huruf “s” yang berdiri sendiri atau yang terbentuk dengan sempurna pada
ujung-ujung kata menunjukkan pribadi yang bebas;
- Huruf “s” yang di ujung kata, dimana bagian atas huruf berbentuk
lingkaran mengarah ke bawah, menunjukkan sifat yang mjudah bekerjasama;
- Tulisan yang kecil umumnya pertanda kepribadian yang teknikal/teliti;
- Hilangnya titik pada huruf “i” menunjukan kesembronoan dan pribadi yang
mudah lupa;
-
Titik “i” yang berbentuk lingkaran menunjukkan keeksentrikan, memiliki
kecenderungan berbeda dengan orang lain.
- Huruf-huruf yang tidak sempurna, misalnya “a” dan “b” yang terbuka
menunjukkann karakter sederhana dan informatif, sangat terbuka menandakan
kecenderungan bergosip;
- Lingkaran yang terdapat pada tulisan bersudut menunjukkan potensi
karakter yang sulit;
- Huruf kapital yang tinggi seringkali dimiliki oleh orang yang suka
membanggakan diri;
- Huruf-huruf yang lebar adalah milik orang-orang yang ekstrovert dan
senang bergaul;
- Atap huruf “o” yang terbuka menunjukkan orang yang komunikatif, bebas,
mengungkapkan informasi atauperasaannya serta banyak bicara
CONTOH HASIL
ANALISIS TULISAN TANGAN
1. Analisis
tulisan tangan Jokowi
Dalam tulisan Jakarta Bertanya, (Tulisan Tangan) Jokowi
Menjawab, Deborah Dewi memberikan gambaran tentang kepribadian Jokowi dalam
kaitannya dengan kepemimpinan. Berikut gambaran mengenai kepribadian Jokowi,
yaitu :
- Memiliki gambaran visi yang ingin dicapai & keinginan yang kuat untuk
mencapainya;
- Pengendalian dirinya baik, berhati-hati dalam bertindak dan mengedepankan
fakta yang ada;
- Ramah dan diplomatis;
- Dalam kondisi yang mendesak mampu membuat keputusan yang cepat namun
tepat;
- Peka, sehingga mampu berempati dengan baik;
- Mampu mengomunikasikan dirinya dengan tajam & lugas;
- Mampu berkonsentrasi mencermati hal-hal detail sekaliguss berpikir dengan
cepat untuk melihat hal-hal yang akan datang;
- Berhati-hati namun bisa bertindak cepat jika dibutuhkan;
- Kombinasi antara sosok pemikir yang faktual, objektif dan berkemampuam diplomasi
yang baik;
- Perpaduan tipe people person &
task oriented menjadikan dirinya sebagai sosok yang handal dalam membentuk
tim namun tetap strategis sesuai kebutuhan tujuannya.
2. Analisis
tulisan tangan Justin Bieber
Deborah Dewi
juga melakukan analisis tulisan tangan Justin Bieber. Menurutnya, Justin mengalami
perubahan yang memburuk. Justin Bieber berontak dengan menjadi sosok karakter
yang skeptis dan tidak peduli lagi dengan pikiran dan perasaan orang lain.
Analisisnya antara lain :
- Dari respons emosi yang netral menjadi acuh
- Dari pemberani menjadi penakut
- Dari sosial menjadi antisosial
SUMBER : Setyaningsih, Wahyu. 2015. Mengenal
Kepribadian Lewat Tulisan. Yogyakarta: notebook.