Selasa, 10 Mei 2011

Mau Menulis? Beginilah Langkah Awalnya!

The easiest thing to do on earth is not write, kata William Goldman. Hal termudah yang harus dilakukan di muka bumi ini adalah tidak menulis. Ungkapan itu hendak menggambarkan betapa menulis merupakan hal sulit bagi sebagian atau kebanyakan orang.

Benarkah? According to my opinion, menulis itu mudah. Semua orang bisa menulis. Syaratnya cuma satu: niat! Ya, niat, itu saja syarat utama menjadi penulis. Willingness to write! Keinginan untuk menulis.
Niat itu muncul karena motivasi. Motivation to write. Jadi, jika ingin memunculkan niat, ya… motivasilah diri Anda. Misalnya, betapa menulis itu “berisiko” populer, dapet honor, dan menyehatkan. Dengan menulis, orang akan tahu betapa hebat dan berwawasannya Anda.
Seorang dosen menulis, pada hari pertama mengajar di “Writing Class”, menugaskan mahasiswa menjawab pertanyaan sederhana: “Benarkah saya ingin menjadi penulis?” Mahasiswa yang tidak bisa menjawab pertanyaan itu, diminta tidak kembali ke kelasnya.
Jika Anda memiliki motif atau motivasi, saya yakin, Anda tidak akan punya hambatan dalam menulis (writer’s block). Orang yang termotivasi melakukan sesuatu, akan melakukan apa pun untuk mencapai tujuannya.
How to Start
Ok, supposed… Anda sudah termotivasi. Tahap kedua, how to start? Bagaimana memulainya?
“One of the most difficult things is the first paragraph. I have spent many months on a first paragraph, and once I get it, the rest just comes out very easily,” kata Gabriel Garcia Marquez.
Hal paling sulit dalam menulis adalah menyusun paragraf pertama. “Saya menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk menulis paragraf pertama, dan sekali saya dapat menuliskannya, selanjutnya sangat mudah”.
Paragraf pertama sebuah tulisan bisa berisi kutipan –kutipan berita, ungkapan, ayat suci, atau pendapat orang lain; bisa juga berisi langsung rangkuman pendapat Anda tentang masalah atau peristiwa yang akan diulas dalam tulisan Anda.
Ah, sudahlah, jangan terlalu banyak “teori”. Lagi pula, tidak ada teori menulis sebagaimana tidak ada teori melukis dan teori naik sepeda. Jadi, jalani saja langsung. Just write! Tuliskan saja yang ada di pikiran Anda, sekarang juga!
Anda bisa mengwali kalimat Anda dengan kata kunci yang ada dalam tema. Misalnya, saya hendak menulis tentang Obama. Saya mulai: Presiden Obama datang ke Indonesia…. Dst.
Ayo, tulis saja! Publish di blog Anda atau di Note akun Facebook Anda –agar otak kiri kita berfungsi hingga terhindari dari pikun dan stroke!
Jangan takut jelek, jangan kejar kesempurnaan. Tulis saja, terpenting yang tertuang dalam tulisan pikiran Anda. “If I waited for perfection, I would never write a word,” kata Margaret Atwood. Jika menunggu sempurna, tidak akan pernah bisa menulis sepatah kata pun! Wasalam.
Sumber : www.romeltea.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...