Rabu, 19 Oktober 2016

SUKSES KOMUNIKASI




BY DALE CARNEGIE


MENYAMPAIKAN IDE KEPADA ORANG LAIN

Apakah Pesannya Benar-Benar Dipahami?
Sejumlah orang merasa memahami apa yang dituturkan kepada mereka. Akan tetapi, karena interpretasi mereka bisa jadi berbeda dengan interpretasi orang yang memberikan informasi, sama sekali tidak ada pemahaman yang sebenarnya.Tetapi mereka terlalu malu untuk memberi tahu atasan bahwa mereka tidak mengerti sehingga mereka berkata mengerti dan berusaha memahaminya sendiri.

Apakah Pesan Diterima?
Memahami apa yang dikomunikasikan adalah kriteria dasar komunikasi yang baik, tetapi ada factor lain yang sama-sama penting. Hal yang dikomunikasikan tidak hanya harus dimengerti, tetapi pihak lain harus menerimanya.

Rencanakan Apa Yang Akan Kita Katakan
Ketahui Topiknya
Biasanya kita berkomunikasi dengan orang lain tentang topic-topik yang benar-benar kita pahami. Tetap saja, kita harus meninjau fakta-fakta untuk memastikan kita mengetahui seluruh informasi yang tersedia dan siap menjawab tertanyaan apa saja yang dilontarkan. Pelajari topiknya sebanyak mungkin.
Kenali Pendengar Anda
Kominikator paling anfal pun akan gafal menyampaikan pesan jika pendengar tidak memahaminya. Setengah komunikasi yang baik adalah memahami pendengar.Pilih kata-kata yang benar-benar bisa dimengerti pendengar.

Berbicara Dengan Jelas
Gunakan artikulasi yang jelas agar pesan yang disampaikan dapat dimengerti pendengar dengan baik.

Bahasa Tubuh
Penelitian pakar sosiolinguistik mengenai komunikasi empat mata menunjukan hanya 7% pesan yang disampaikan dengan kata-kata.Sekitar 38% dkirimkan melalui karakteristik vokal, nada suara, jeda, penekanan, dan sebagainya.55% dikomunikasikan melalui sinyal visual yang diklasifikasikan sebagai “bahasa tubuh”.

Menggambarkan Pesan
Kita menerima informasi dari seluruh panca indra. Ide dan kesan berkembang dari penciuman, pengecapan, dan perasaan, tetapi sebagian besar data diproses datang dari pendengaran dan penglihatan.

Menciptakan Imaji Visual Melalui Telepon
Media yang tidak bisa kita gunakan dengan bantuan visual adalah telepon. Akan tetapi, kita bisa membantu pendengar”melihat” apa yang kita katakana dengan membuat gambar kata. Gambar kata memungkinkan pendengar membayangkan apa yang kita katakan.

Menggambar Masa Depan
Tenaga penjual yang sukses menggunkan gambar kata masa depan, dengan menjual produk yang bermanfaat di masa depan. Seperti computer yang dapat menggantikan kertas, dan lebih praktis daripada menulis manual.
Penghalang Komunikasi Yang Jernih
Sejumlah penghalang itu bersifat psikologis bukan fisik. Kita mungkin memiliki artikulasi yang sempurna dan memilih kata-kata dengan bijak, tetapi penghalang terbentuk di area yang tak kasatmata : asumsi, sikap, dan beban emosi yang kita pikul.

Jalur Komunikasi : Distorsi Antara Penyampai Dan Penerima Pesan
Salah satu sumber utama gangguan dan distorsi adalah jalur yang dilalui oleh pesan yang dikirimkan penyampai ke penerima pesan.Semakin luas jalur komunikasi yang tersedia, semakin besar kecenderungan adanya distorsi.

Bersikap Terbuka Pada Masukan
Penelitian menunjukan bahwa kita lebih kritis terhadap diri sendiri dibandingkan orang lain. Tetapi kita mungkin tidak menyadari sejumlah perilaku negative yang perlu dikoreksi.

Memberi Tugas
Caranya dengan merencanakan penugasan, mengkomunikasikan tugas, mendapatkan rencana kegiatan, dan menindak lanjuti.

Menanamkan Diplomasi Dan Kebijaksanaan
Yaitu pendekatan yang mengkombinasikan kekuatan serta kepekaan dan menjaga emosi, sehingga orang yang sedang kita ajak bicara merasa nyaman.

Dapatkan Kepercayaan Dari Orang-Orang Kita
Agar bisa menjadi komunikator yang baik, kita harus mendapatkan kepercayan dan rasa hormat dari orang-orang yang berhubungan dengankita.

SENI PERCAKAPN YANG BAIK
Kemampuan terlibat dalam percakapan yang menarik adalah salah satu aset terbaik yang dimiliki seseorang.Percakapan adalah medium untuk mengembangkan kekuasaan yang luar biasa. Akan tetapi, bicara tanpa berfikir, tanpa upaya mengekspresikan diri dengan jelas dan tepat, akan merugikan kita.

Apa Yang Membuat Seseorang Menjadi Pembicara Yang Baik?
Kecerdasan, kekuatan otk, keahlian dalam suatu bidang bisa membantu, tetapi itu bukan penyebab utama pembicara yang baik merebut perhatian orang lain. Kita harus membuat orang merasakan empati kita, merasa bahwa mereka berhadapan dengan sosok yang tulus.

Bersikap Ramah
Jika kita ingin menjadi pembicara yang menyambut dengan hangat, kita harus menanamkan keramah-tamahan. Kebiasaan beramah-tamah akan membawa revolusi kepada kekuatan sosial kita.

Bukan Hanya Apa Yang Kita Katakan, Tapi Bagaimana Cara Kita Mengatakannya
Mengekspresikan diri kita tidak hanya melalui kata-kata yang kita tuturkan, tetapi melalui nada suara, ekspresi wajah, gerak-gerik kita, dan pembawaan kita.

Tanamkan Kemampuan Dalam Bercakap-Cakap
Banyak orang menganggap factor terbesar yang mempengaruhi keberhasilan mereka adalah kemampuan berbicara dengan baik.Kemampuan menarik perhatian orang dalam percakapan dan menjaga perhatian tersebut adalah sebuah kekuatan yang luar biasa.

Benar-Benar Tertarik Kepada Orang Lain
Satu penyebab dalam menurunnya kemampuan percakapan kita adalah kurangnya empati.Tanpa empati, tidak ada orang yang bisa menjadi pembicara andal.

Bersikap Bijaklah
Pembicara yang hebat selalu bersikap bijak, menarik, tanpa menyinggung perasaan.Sikap kita, semangat yang kita pacarkan, dan kepribadian kita sangat berkaitan dengan kemampuan percakapan kita.

Pelajari Dan Ingat nama-Nama
Bagi seseorang namanya merupakan bunyi yang paling manis dan paling penting dalam bahasa apapun. Saat bertemu orang baru, berusahalah mengingat namanya.

Kenali Orang Lain Tersebut
Saat kita berjumpa dengan orang baru, penting bagi kita untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin mengenai orang tersebut. Salah satu cara mendapatkannya adalah dengan melontarkn pertanyaan.

Gaya Percakapan
Sikap kita saat berkomunikasi dengan orang lain, dapat memprngaruhi bagaimana orang memandang kita. Kita bisa dianggap pasif, agresif, atau asertif.

Kepribadian Kita Melalui Telepon
Cara terbaik memperoleh konsep sejati akan bagaimana kita terdengar bagi orang lain adalah dengan merekam beberapa percakapan di telepon dan mengevaluasi bagaimana percakapan tersebut terdengar saat kita memutar ulang rekaman tersebut.

Pembicaraan Ringan
Gaya percakapan nonbisnis ini memiliki potensi membangun koneksi dan menjadi fondasi untuk hubungan yang berkelanjutan.

Menjadi Pendengar Yang Lebih Baik
Mengasah kemampuan kita dalam menyimak adalah hal yang penting dalam seluruh percakapan.


DENGARKAN! DENGARKAN DENGAN SAKSAMA!
Pikiran kita memproses ide kita secara lebih cepat ketimbang mulut kita berbicara. Kita mendengar apa yang didiktekan pikiran kita, tetapi pada akhirnya kita tidak mendengar apa yang dikatakan sang pembicara.

Menjadi Pendengar Yang Aktif
Seorang pendengar yang aktif tidak hanya memusatkan perhatian kepada apa yang dikatakan pihak lain, tetapi juga melontarkan pertanyaan, memberi komentar, dan memberi reaksi secara verbal dan nonverbal kepada apa yang dikatakan.
Tujuh Tipe Pendengar
1.    Si “Sibuk Sendiri”
Orang-orang seperti ini terlihat terburu-buru dan selalu melihat sekeliling atau melakukan hal lain. Orang tipe ini tidak bisa duduk diam dan mendengarkan.
2.    Si “Tidak Perhatian”
Secara fisik orang-orang ini hadir, tetapi secara mental tidak hadir.Dapat diketahui dari ekspresi wajah yang kosong.
3.    Si “Gemar Mengintrupsi”
Orang-orang tipe ini siap menyela kapan saja. Mereka siaga dan siap memotong atau menyelesaikan kalimat Anda serta tidak menyimak perkataan Anda, tetapi malah berfokus pada apa yang ingin mereka katakana.
4.    Si “Terserah”
Orang-orang ini terus menjaga jarak dan menunjukan sedikit emosi saat mendengarkan, tidak tertarik dengan apa yang didengarkan.
5.    Si “Penyerang”
Orang-orang ini bersenjata dan siap berperang. Mereka menikmati ketidaksetujuan dan gemar menyalahkan orang lain.
6.    Si “Tukang Menganalisis”
Orang-orang seperti ini terus-menerus mengambil peran sebagai penasihat dan siap memberikan jawaban kepada Anda walaupun Anda tidak memintanya.
7.    Si “Penaruh Perhatian”
Mereka adalah pendengar yang sangat siaga. Mereka mendengarkan dengan mata, telinga, dan hati, serta berusaha memposisikan diri dalam posisi sang pembicara. Ini adalah cara mendengarkan dalam level tertinggi.

Mengamati Bahasa Tubuh
Menyampaikan informasi tidak hanya dengan kata-kata.Apa yang kita katakana sering kali diubah melalui cara kita menggunakan tubuh kita, ekspresi wajah kita, gerak-gerik kita, dan cara duduk atau berdiri kita. Semua itu menyampaikan maksud kita.

Tidak Ada Bahasa Tubuh Yang Universal
Masing-masing dari kita memiliki cara tersendiri dalam mengekspresikan ide, perasaan, dan nuansa secara nonverbal. Perbedaan budaya juga mempengaruhi bagaimana seseorang menggunakan komunikasi nonverbal.

Pelajari Penggunaan Isyarat Nonverbal Masing-Masing Orang
Tidak ada pendekatan membaca bahasa tubuh yang akurat 100%. Satu-satunya cara untuk mendapatkan interpretasi yang cukup baik dari tindakan dan reaksi nonverbal seseorang adalah dengan mengenali orang yang sedang Anda ajak berkomunikasi.

BERBICARA DI HADAPAN PUBLIK DENGAN PERCAYA DIRI DAN MEYAKINKAN
Dalam survei mengenai ketakutan yang dirasakan manusia, berbicara didepan public kerap menempati posisi teratas. Menanggulangi rasa takut berbicara di depan umum cukup mudah, yaitu :

Persiapan Langkah Pertama Untuk Pembicaraan Yang Sukses
Bicarakan sesuatu yang telah membangkitkan minat kita yaitu sesuatu yang benar-benar ingin kita komunikasikan kepada pendengar kita.

Mempersiapkan pembicaraan Mengenai Topik Yang Tidak Familier
Dalam mempersiapkan tipe komunikasi seperti ini, kita harus mendapatkan informasi sebanyak mungkin dari penelitian.Seorang pembicara yang baik harus menguasai sebuah topic dalam pembicaraan sepuluh kali lebih baanyak dari pendengar.

Formula Ajaib Untuk Pembicaraan Yang Dinamis
Kita dapat menghindari pembicaraan yang melantur, kacau, dan membosankan dengan menggunakan pendekatan tiga langkah berikut.
1.        Peristiwa :Dengan menyinggung sebuah peristiwa yang menggambarkan poin yang ingin kita buat, kita pun mendapatkan dan menjaga perhatian para pendengar.
2.        Tindakan :Sampaikanlah tindakan apa yang kita inginkan untuk dilakukan oleh para pendengar.
3.        Keuntungan :Tarik kesimpulan dengan menunjukan bagaimana tindakan ini bisa menguntungkan para pendengar.

Berbicara Dari Sudut Pandang Pendengar
Kemampuan menginspirasi orang lain untuk menerima perubahan sangat bergantung pada kemampuan kita berkomunikasi dari sudut pandang pendengar.

Memperkenalkan Pembicara Dan Berterimakasih Kepadanya
Perkenalan menjadi wadah untuk memisahkan siapa yang datang dan apa yang ingin disampaikan. Perkenalan memberi panggung bagi pendengar untuk memusatkan perhatiannya secara penuh kepada orang yang sedang diperkenalkan dan topik yang akan disampaikan.

Mempersiapkan Sebuah Perkenalan
Metode TIS yaitu : Topik, Interest, dan Speaker, sangat efektif dalam memperkenalkan pembicara.

Berterimakasih kepada Presenter
Berterimakasihlah kepada pembicara dengan mengakui kontribusinya atau nilai-nilai pesan yang disampaikan kepada para pendengar.

MENYAMPAIKAN PRESENTASI YANG LUAR BIASA KEPADA GRUP
Tujuan kebanyakan presentasi bisnis adalah mendapatkan semacam tindakan.Agar mendapatkan hasil yang kita harapkan, presentasi kita harus dipersiapkan dengan baik. Presentasi kita harus dimulai dengan suatu cara yang membangkitkan minat para pendengar dan diakhiri dengan cara yang terasa jelas dan memotivasi.

Siapa Para Pendengar Itu?
Sulit memuaskan harapan para pendengar yang tidak diketahui, sama seperti menebak sebuah sasaran yang tidak terlihat. Sebagian dari proses persiapan adalah melakukan penelitian dan mengumpulkan informasi.

Apa Tujuannya?
Presentasi hanya memiliki sedikit tujuan. Berikut tujuan-tujuan yang paling banyak diterima : meyakinkan, menginformasi, memotivasi, dan menghibur.

Apa Pesannya?
Pembicara yang baik tahu apa pesannya sehingga presentasi terus berjalan sesuai konteks yang sudah dipersiapkan.

Dapat Dipercaya
Kita harus menyajikan fakta-fakta tentang apa yang kita bicarakan. Fakta tidak boleh disajikan tanpa disertai manfaat kepada pendengar.

Membuka Presentasi
Roger Ailes dalam bukunya You are the Message, menyatakan bahwa kita membut kesan kepada pendengar hanya dalam waktu tujuh detik. Tujuh detik sangat penting untuk mendaptkan kepercayaan dari pendengar dan membangun kredibilitas professional.

Pesan
Saat pembukaan presentasi telah membuat perhatian pendengar, penting bagi kita untuk menyampaikan tema atau pesan presentasi.Pernyataan pesan memfokuskan perhatin pada topik.

Bukti Mengalahkan Keraguan
Penggunaan bukti adalah bagian penting dari presentasi yang efektif.

Penutup Presentasi
Penutup presentasi harus memperkuat kesan positif agar bertahan lama.

Sesi Tanya Jawab
Agar dapat mengendalikan sesi tanya jawab dengan efektif, dari awal komunikasikanlah dengan jelas berapa banyak waktu yang disediakan untuk mengajukan pertanyaan dan menjawabnya.
Jika kita tidak mengetahui jawaban dari sebuah pertanyaan, katakana tidak.Kejujuran akanmembangkitkan rasa hormat.

Penggunaan Alat Bantu Visual
Tujuan utama alat bantu visual adalah membuat presentasi lebih mudah dipahami para pendengar.

Selebaran
Selebaran bisa menyediakan informasi lebih mendalam tentang apa yang sedang disampaikan.

MENDAPATKAN YANG TERBAIK DARI SEBUAH ARGUMEN
Argumen adalah menyatakan ketidaksetujuan karena perbedaan sudut pandang, sering kali dengan amarah.Sebuah argumen yang dituturkan dengan marah hanya dapat membuahkan situasi sama-sama kalah. Definisi lain dari argumen adalah debat dan diskusi mengenai sebuah isu.
Menjual sebuah ide kepada orang lain merupakan sebuah argument untuk membujuk orang tersebut menerima apa yang sedang disampaikan. Tujuannya yaitu mengubah cara berpikir atau bertindak orang tersebut dalam menghadapi sebuah permasalahan.

Dua Belas Peraturan Untuk Menyatakan Ketidaksetujuan Dengan Baik
1.        Beritahu manfaat yang diragukan orang lain
2.        Dengarkan
3.        Saat tidak setuju dengan seseorang, kita harus selalu bertanggung jawab atas perasaan kita
4.        Bersikap lembut
5.        Bersikap sopanlah
6.        Hilangkan kata “tetapi” atau “namun” dari kosakata kita
7.        Nytakan sudut pandang atau opini kita dengan bukti yang relevan dan faktual
8.        Biarkan pihak lain menyelamatkan mukanya
9.        Sadari kepekaan seseorang
10.    Beri kesempatan pada pihak lain memecahkan situasi
11.    Akhiri dengan positif
12.    Berikan masukan yang konstruktif

Pemecahan Masalah
Memecahkan masalah adalah bagian yang penting dalam kebanyakan pekerjaan manajemen. Terkadang ada masalah yang sama tetapi keadaannya berbeda, maka sebelum menanggulangi maslaah tersebut, pertama-tama pastikan apa masalahnya.

Kembangkan beberapa Kemungkinan Solusi
Saat berhadapan dengan masalah, biasanya kita langsung memikirkan solusi dan cepat-cepat menerapkannya.Sebaiknya kita mempertimbangkan beberapa kemungkinan solusi sebelum memilih salah satunya untuk dilakukan.

Tentukan Solusi Terbaik
Kita perlu meninjau masalahnya dan menentukan pencapaian solusi yang terpilih jika ingin memecahkan masalahnya.

Mengambil Tindakan
Setelah keputusan dibuat, laksanakan keputusan itu.Setiap orang yang terlibat dlam menerapkan solusi harus diberi bagian.Sumber daya harus dikerahkan dan tindakan dimulai.

Keluhan Pelanggan
Sebelum sebua produk, organisasi, atau perusahaan yang sempurna diraih, kita akan terus berhadapan dengan isu-isu negative dari pelanggan kita. Kita tidak bisa mengelak dari masalah-masalah yang akan timbul dan pasti ada beberapa orang yang mengeluh dan sulit untuk dipuaskan.
Berurusan Dengan Pemikiran Negatif
Dalam setiap organisasi, kita akan bertemu dengan orang-orang yang bersikap negative menghadapi saran baru apapun. Mereka selalu memiliki alasan bahwa apa yang ingin kita coba raih tidak dapat dilakukan.

Berhenti! Lihat! Dengar!
Hal yang baik dalam berurusan dengan orang yang negative adalah mengakui argument mereka dan membujuk mereka bekerja sama dengan Anda untuk menanggulangi masalah-masalah yang mereka rasakan sehingga proyek dapat berjalan. Buat orang tersebut menjadi bagian dari solusi daripada menganggapnya menjadi masalah tambahan.

Kepribadian Negatif
Dalam menghadapi orang dengan kepribadian negative adalah mengajak mereka bicara dari hati ke hati agar mereka sadar bagaimana sikap mereka mempengaruhi semangat kelompok. Karena kebanyakan pemikir negative tidak sadar bahwa perilaku mereka mengganggu orang lain.

MEMBUAT PERTEMUAN MENJADI LEBIH BERMAKNA
Pertemuan memungkinkan komunikasi disampaikan kepada sekelompok orang pada saat yang bersamaa.Namun, pertemuan dapat sangat membuang waktu jika tidak direncanakan dengan baik.

Menyelesaikan Ketidaksetujuan
Satiap kali beberapa orang terlibat dalam sebuah proyek, terdpat kemungkinan timbulnya ketidaksetujuan.Ketua komite bertanggung jawab untuk menyelesaikannya.

Laporan Komite
Komite bertanggung jawab menyusun laporan lengkap yang kemudian diserahkan kepada pihak yang menunjuk mereka.Bagi kebanyakan komite, ini adalah tugas akhir mereka.

Membuat Komite Bekerja
Beberapa cara untuk membuat pertemuan menjadi lebih produktif dan efisien.
1.        Batasi siapa yang hadir
2.        Rencanakan sebuah agenda, dan terus berpegang pada agenda itu
3.        Usahakan semua orang terlibat
4.        Jangan mendominsi rapat
5.        Kendalikan mulut Anda
6.        Akhiri dengan sesuatu yang menggebrak
7.        Buat catatan

Bagaimana Menyampaikan Ketidaksetujuan Tanpa Terlihat Menyebalkan
Menjadi pemimpin rapat tidak selalu mudah.Ada peserta rapat yang tidak setuju dengan Anda dan seringkali bersikeras dengan opini mereka.
Dengarkanlah untuk benar-benar memahami dan menghargai kenapa orang ini memegang keyakinannya.Jernihkan segala kesalahpahaman yang ada.

TULISKANLAH
Agar pesan tertulis dapat memberikan dampak yang sama kepada penerima pesan seperti pesan lisan, bhasa surat dan memo yang kita tulis harus sedikit berbeda dengan bahasa yang kita gunakan saat berbicara. Saran-saran berikut akan membantu kita dalam menulis agar tidak terkesan kaku.
1.             Rencanakan pesan yang ingin disampaikan sebelum menulis satu kata.
2.             TAB pesannya ( Think, Action, Benefit)
3.             Menulis dengan singkat, padat, dan jelas.
4.             Hindari Jargon
5.             Gunakan kalimat yang pendek dan menggebrak
6.             Langsung sampaikan poinnya
7.             Berbicara kepada sang pembaca
8.             Gunakan pertanyaan-pertanyaan langsung
9.             Menulis seperti Anda sedang berbicara
10.         Gunakan kalimat yang pendek dan tajam
11.         Berikan rasa kemanusiaan yang tepat pada surat
12.         Butlah surat dan memo menjadi berkesan
13.         Jaga tata bahasa dan pengejaan
14.         Mengakhiri kalimat

Berurusan Dengan Korespondensi Yang Masuk
Komunikasi adalah jalan dua arah.Kita tidak hanya mengirim informasi, tetapi juga menerima informasi.Kita belajar bagaimana menjadi penerima yang efektif dalam komunikasi lisan dan tulisan.

Baca Surat Atau Memo Sekali Dan Langsung Ambil Tindakan
Saat kita membaca surat untuk pertama kali, buatlah catatan menggunakan kertas temple mengenai poin-poin kunci yang akan diperlukan saat memberi tanggapan.

Jangan Balas Memo Dengan Memo Lain
Terkadang citra yang kita berikan kepada pelanggan atau public itu lebih penting dibandingkan waktu yang dihemat.

Buang
Banyak surat dan memo yang dikirim departemen lain hanya untuk menyampaikan informasi dan tidak membutuhkan tindakan apapun dari kita. Jangan diarsipkan, buang saja.

Ledakan Surel
Surel adalah bentuk komunikasi tertulis. Banyak orang lebih menganggap surel sebagai ganti telepon daripada surat, sehingga mereka mengirimkan pesan dengan terburu-buru tanpa memikirkan gaya bahasa atau bahkan isi dari surel tersebut.

Kekacauan Surel
Beberapa orang kewalahan dengan surel, mereka tidak memiliki waktu untuk membacanya dan tetap menyelesaikan pekerjaan lain. Membludaknya surel menyebabkan pesan menjadi tidak dihiraukan atau dihapus dengan tidak sengaja.

Siapa Yang Membaca Surel Kita?
Setiap surel yang dikirim melalui computer perusahaan dapat dibaca siapapun di perusahaan tersebut.

Surel VS telepon Atau Kunjungan
Banyak orang memilih menggunakan surel daripada menlepon atau berkunjung.

Menulis Laporan Yang Lebih Baik
Laporan tidak hanya penting bagi kesuksesan proyek, tetapi sang penulis juga dinilai berdasarkan caranya menyusun laporan. Laporan yang baik harus membuat para pembaca mendapatkan pengetahuan yang cukup dari topik yang dibahas sehingga pembaca dapat mengambil keputusan yang diperlukan.

Menulis Laporan
Ketahui siapa pembacanya.Sesuaikan laporan dengan minat dan keinginannya.Laporan ditulis untuk orang tertentu, jadi sesuikanlah dengan keinginan orang tersebut.

Menyerahkan Laporan
Sebelum menyerahkan laporan, kita harus memeriksanya dengan seksama.Hal ini akn meningkatkan citra kita sebagai orang yang bisa mengkomunikasikan ide dan menyampaikan informasi dengan efektif.

Saran
Saat ini, komunikasi yang kita sampaikan dan cara kita menyampaikannya adalah factor utama yang menentukan apakah kita akan berhasil atau gagal. Kemampuan itu belum tentu dimiliki sejak lahir.tapi, semua orang yang menginginkannya bisa memilikinya.Yang diperlukan hanyalah keinginan dan tekad.
Dibuku ini kita bisa mempelajari beberapa strategi untuk memperbaiki komunikasi. Menguasai strategi-strategi tersebut akan menjadikan kita komunikator yang lebih baik, dan merupakan salah satu langkah besar menuju kesuksesan.

Sumber : Dale Carnegie, 2015. Sukses Berkomunikasi, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...