Minggu, 31 Oktober 2010

Menulis Artikel Ilmiah Populer

I. PROLOG
* Menulis itu ibarat naik sepeda. Tidak ada teori dan teknik khusus yang bisa menjadikan seseorang mahir naik sepeda kecuali latihan dan kebiasaan.
* Menulis juga ibarat berenang. Sesering apa pun Anda membaca buku-buku atau menyimak ceramah tentang teknik berenang, Anda tidak akan bisa menjadi perenang jika tidak nyebur langsung di kolam renang dan berlatih.
* Writing is a prosess Kerja intelektual yang membutuhkan keahlian khusus (writing technique), latihan, kejelian, daya nalar, wawasan, referensi, etika, waktu, dan kesabaran.
* Communication is the Goal. The reason for putting words on paper in the first place is to communicate, to convey ideas, information, or impressions from your mind to the minds of your readers.
* Clarity is the Keynote of Good Writing. The goal of communication is clarity. What you have written has not be misunderstood.

II. KARAKTERISTIK
1. Opini subjektif penulis disertai fakta-data dan teori pendukung tentang suatu masalah atau peristiwa.
2. Bahasan dan bahasa ilmiah (tunggal makna, tidak remang nalar, ataupun mendua) yang digunakan sesuai dengan dengan selera pop gaya bahasa media massa (bahasa jurnalistik = komunikatif, to the point, sederhana, singkat, jelas, dan efektif/hemat kata/economy of words).
3. Sarana komunikasi antara ilmuwan dan masyarakat (orang awam).
4. Bukan hasil penelitian lengkap. Prinsip utama: mencari sudut pandang yang unik dan cerdas, serta menggugah rasa ingin tahu pembaca.
5. Menerjemahkan ilmu yang njelimet ke dalam bahasa yang dimengerti secara umum.
6. Mudah dicerna karena berkaitan erat dengan kejadian sehari-hari.
7. Memperkenalkan ilmu atau temuan baru serta mengaitkan dengan kebutuhan masyarakat.

III. STRUKTUR TULISAN
1. Head judul.
2. By Line nama penulis.
3. Intro pendahuluan (lead).
4. Bridging penghubung intro dengan isi tulisan, berupa identifikasi masalah atau peryanyaan.
5. Body isi tulisan atau uraian yang biasanya terdiri atas sub-subjudul,
6. Ending penutup; biasanya berupa kesimpulan, ajakan berbuat sesuatu, atau pertanyaan tanpa jawaban

IV. WRITING PROCESS TAHAPAN MENULIS
1. Perencanaan Observasi, mencermati kejadian (dimensi dinamis) secara langsung ataupun via media massa, eksplorasi, membuat pertanyaan (mengapa, apa sebenarnya), melakukan interview dengan ahli atau ngobrol dengan teman, dan membaca referensi.
2. Memilih Topik Kriteria: aktual, faktual, penting, menarik, dan mengandung hal baru; What are you going to write? Probably the most difficult part of the writing process is planning what to say: finding central idea, narrowing your topic, and finding a point.
3. Outlining Menyusun garis besar tulisan: pendahuluan, uraian/analisis, solusi atau alternatif pemecahan masalah.
4. Free Writing Composing First Draft Menyusun naskah kasar (rough draft)  menuangkan dalam tulisan semua gagasan dan data yang ada dalam pikiran saat itu, tanpa melirik dulu outline dan referensi, sesuai dengan ide utama yang hendak disampaikan.
5. Menyusun Pendahuluan Intro Bisa memaparkan secara singkat kejadian atau isu aktual; mengutip pernyataan seorang pejabat/tokoh yang menarik untuk dikaji lebih dalam esensi dan implikasinya; Intro (leading, pembukaan, pendahuluan) harus merangsang motivasi pembaca. Leading memuat informasi singkat apa isi tulisan, tapi bukan rangkuman yang mengurai semuanya. Setelah membaca leading seharusnya masih tersisa sejumlah pertanyaan yang memotivasi pembaca mengetahui jawabannya dalam tubuh tulisan.
6. Menyusun Tubuh Tulisan Body Setelah pendahuluan, dapat langsung menukik pada inti masalah sekaligus analisis masalahnya, termasuk paparan fakta-data, teori; Lazimnya ibagi dalam beberapa subjudul bukan numerasi dan pembagian bab sebagaimana layaknya karya ilmiah lengkap seperti laporan hasil penelitian, skripsi, tesis, atau disertasi; Biasanya berpola Induksi-Deduksi dimulai dari informasi atau fakta-fakta khusus untuk menentukan kesimpulan yang berlaku umum/teori/kebijakan.
7. Editing  Menyusun ulang tulisan disesuaikan dengan outline; Koreksi substansi dan redaksi (kata, istilah, kalimat) semua bagian tulisan, termasuk data dan sumber rujukan.*

* ASM. Romli, makalah pada diklat menulis di Quadrant Writing Institute, Universitas Kebangsaan (UK) Bandung, April 2007.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...